Panduan lengkap cara cek status penerima PKH, BPNT, BLT Dana Desa, dan PBI-JKN per kabupaten/kota di 38 provinsi Indonesia. Data mengacu sumber resmi Kemensos RI.
π Cek Status Bansos Saya Sekarang βBantuan tunai bersyarat per triwulan. 8 komponen: ibu hamil, balita, anak sekolah SD/SMP/SMA, lansia, dan disabilitas.
Rp225rbβRp750rb/tahapBantuan sembako via KKS. Digunakan di e-warong untuk beras, telur, dan bahan pangan lain.
Rp200.000/bulanBantuan tunai dari Dana Desa untuk warga miskin yang tidak mendapat PKH atau BPNT.
Rp300.000/bulanBPJS Kesehatan gratis kelas III. Iuran dibayar pemerintah untuk keluarga sangat miskin.
Iuran Rp42.000/bulanVerifikasi status DTSEN. Desil 1-4 berpotensi menerima PKH, BPNT, BLT, PBI-JKN.
Syarat semua bansosJawaban lengkap untuk pertanyaan yang paling sering ditanyakan tentang cara cek bansos, nominal PKH BPNT, dan jadwal pencairan 2026.
Cara cek bansos Kemensos 2026: (1) Buka cekbansos.kemensos.go.id. (2) Masukkan NIK 16 digit sesuai KTP. (3) Ketik kode captcha. (4) Klik 'Cari Data'. Sistem menampilkan status penerima PKH, BPNT, BLT, dan PBI-JKN. Atau unduh Aplikasi Cek Bansos di Play Store/App Store.
Program bansos aktif 2026: PKH (Program Keluarga Harapan) cair 4x per tahun per triwulan, BPNT/Sembako Rp200.000 per bulan, BLT Dana Desa Rp300.000 per bulan, PBI-JKN (BPJS gratis), dan PIP untuk pelajar. Semua program disalurkan berdasarkan data DTSEN.
Nominal PKH 2026 per tahap (triwulan): Ibu hamil/balita Rp750.000, Anak SD Rp225.000, Anak SMP Rp375.000, Anak SMA Rp500.000, Lansia β₯70 tahun Rp600.000, Disabilitas berat Rp600.000. Satu KK bisa menerima kombinasi maksimal 4 komponen.
BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) 2026 sebesar Rp200.000 per bulan atau Rp600.000 per triwulan, disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) untuk membeli bahan pangan di e-warong.
DTSEN (Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional) adalah basis data utama penerima semua bansos pemerintah, menggantikan DTKS. Cek status DTSEN: buka cekbansos.kemensos.go.id, pilih wilayah, masukkan NIK. Jika nama muncul dengan desil 1-4, Anda berpotensi menerima bansos.
Kemungkinan penyebab: (1) Ejaan nama berbeda dengan KTP β nama harus persis sama termasuk huruf besar/kecil. (2) Belum terdaftar di DTSEN. (3) Data wilayah yang dipilih tidak sesuai KTP. Solusi: ajukan usulan lewat Aplikasi Cek Bansos atau datang ke Dinas Sosial setempat.
Cara daftar bansos 2026: (1) Unduh Aplikasi Cek Bansos di Play Store/App Store. (2) Buat akun dengan NIK, KK, foto KTP, dan swafoto. (3) Login β menu Daftar Usulan β pilih program PKH atau BPNT β isi data kondisi ekonomi β upload foto rumah. (4) Tunggu verifikasi Dinas Sosial.
PKH dan BPNT triwulan II (AprilβJuni 2026) sudah mulai cair bertahap sejak April 2026. Pencairan dilakukan per gelombang wilayah melalui Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN) atau PT Pos Indonesia. Cek status di cekbansos.kemensos.go.id.
Gunakan portal resmi Kementerian Sosial untuk memverifikasi apakah nama Anda terdaftar sebagai penerima PKH, BPNT, atau program bansos lainnya tahun 2026.
Buka cekbansos.kemensos.go.id β